Sekilas Poltek

Kota Kediri sebagai ex-Ibu Kota Karesidenan Kediri memiliki posisi yang strategis terhadap daerah daerah Kabupaten yang menjadi hinterlandnya. Pertumbuhan Kota Kediri karena factor letak yang strategis berpengaruh terhadap wilayah sekelilingnya.
Sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kota Kediri 2004 – 2009 dimana pembangunan Kota Kediri ditekankan pada “Tribina Kota” yaitu mewujudkan Kota Kediri sebagai :
1. Pusat Pendidikan
2. Pusat Industri
3. Pusat Perdagangan dan Jasa.
Dalam upaya mewujudkan Kota Kediri sebagai Pusat Pendidikan, maka Walikota Kediri dengan dukungan Pimpinan DPRD mempunyai gagasan untuk mendirikan Perguruan Tinggi Negeri dengan tujuan untuk membantu masyarakat Kota Kediri dan sekitarnya, sebab di Kota Kediri belum ada perguruan tinggi umum yang berkualitas tinggi dan berstatus negeri. Gagasan tersebut juga didasarkan pada hasil survey bahwa banyak lulusan SLTA di Kota Kediri yang ingin melanjutkan ke pendidikan tinggi.
Setelah dibahas dengan berbagai kalangan diantara para stakeholder (pemangku kepentingan) antara lain: unsur pengusaha, tokoh legislatif, tokoh masyarakat, dewan pendidikan, Kadin, perguruan tinggi, asosiasi-asosiasi dan lain-lain, disepakati usul untuk mendirikan perguruan tinggi negeri. Namun, sesuai dengan kebijakan Pemerintah Pusat yang untuk sementara tidak membuka atau mendirikan Perguruan Tinggi Negeri kecuali untuk Politeknik, maka akhirnya Pemerintah Kota Kediri mendirikan perguruan tinggi Politeknik Kediri.
Selanjutnya, rencana pendirian Politeknik Kediri dimulai dengan menjalin kerjasama dengan Politeknik Negeri Malang (Politeknik Kediri), Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS-ITS) yaitu diawali dengan mendirikan Community College (CC) Kota Kediri, melakukan studi kelayakan dan konsultasi dengan Departemen Pendidikan Nasional dalam hal ini dengan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (Ditjen DIKTI).
Sejak tahun 2006, sambil mengelola kegiatan Community College Kota Kediri di bawah pembinaan Politeknik Negeri Malang (Politeknik Kediri), Pemerintah Kota Kediri terus menyiapkan proses pendirian Politeknik. Diawali dengan nota kesepahaman (MoU) antara Ditjen DIKTI, Depdiknas dengan Walikota Kediri pada tanggal 21 Agustus 2007 disepakati rencana pendirian Politeknik Kediri.
Untuk persiapan dan pematangan proposal pendirian Politeknik Kediri maka dibentuk Organisasi Pelaksana Program Hibah Pendirian Politeknik (OPPHPP) sejak 27 Agustus 2007. Setelah melalui berbagai proses penyempurnaan proposal dan kesepakatan atas rencana implementasi proyek (PIP) hibah, maka pada tanggal 8 April 2008 Menteri Pendidikan Nasional cq. Ditjen DIKTI telah memberikan ijin penyelenggaraan program studi dan pendirian Politeknik Kediri, berdasarkan Perda Kota Kediri No. 13 Tahun 2006 Tanggal 17 Juni 2006, dan MoU Dirjen Dikti dengan Walikota Kediri tanggal 21 Agustus 2007. Politeknik Kediri telah memperoleh ijin operasional dari Dirjen Dikti tanggal 08 April 2008, nomor 67/D/O/2008.